Jumat, 02 Desember 2016

Dia Tidak dapat Menyelamatkan Diri-Nya Sendiri

1. Yesus di Salibkan di Atas Salib.

  • Tuhan Yesus di bawa ke tempat yang bernama Golgota yang berarti: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya. Kemudian mereka menyalibkan Dia, lalu mereka membagi pakian-Nya dengan membuang undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing. 
  • Ketika Tuhan Yesus disalibkan di atas salib, Ia diperlakukan seperti tawanan, karena Ia disalibkan dengan dua orang perampok lainnya. Ia ditempatkan di tengah-tengah penjahat. 
  • Menurut perkataan olokan orang-orang, Ia seharusnya disalibkan, Ia seharusnya dapat meolong diri-Nya sendiri.
2. Alasan Penyaliban Yesus

  • Sebelum Yesus disalibkan di atas salib, Ia telah diuji tiga kali oleh orang-orang Yahudi menurut hukum Allah, dan kemudian diuji tiga kali oleh pemerintahan Romawi menurut hukum manusia; namun semuanya tidak dapat menemukan kesalahan pada diri Yesus. Jadi, Tuhan Yesus disalibkan bukan karena Ia telah berdosa,
  • Meskipun Tuhan Yesus tidak berdosa dan tidak patut dihukum mati, namun orang-orang yang dengki dan iri hati, masih memakai alasan untuk menghukum mati Dia. Kedengkian ini dapat dianggap sebagai alasan penyaliban Tuhan di aspek manusia. Karena manusia dengki kepada-Nya, maka manusia menyalibkan Dia di atas salib.
3. Latar Belakang Penyaliban Yesus
  • Latar belakang perbuatan manusia menyatakan pembunuhan manusia atas diri Yesus; latar belakang perbuatan Allah menyatakan penghakiman Allah atas Yesus. Seluruh bumi diliputi kegelapan pada saat itu. Kegelapan itu melambangkan dosa. Ketika Yesus mati, tirai Bait Suci terbelah dari atas ke bawah. Tirai mewakili sekatan antara manusia dan Allah karena dosa. Fakta bahwa bumi meliputi kegelapan dan tirai terbelah membuktikan bahwa Allah sedang menghakimi Tuhan Yesus, karena pada waktu itu Tuhan Yesus dipandang sebagai penanggung dosa manusia. 
4. Yesus Tidak dapat Menolong Diri-Nya Sendiri
  • Jika Yesus hanya dibunuh oleh manusia, Ia dapat menolong diri-Nya sendiri. Dia mampu menyelamatkan diri-Nya sendiri. Selama tiga puluh tiga setengah tahun di bumi, banyak orang berusaha mencelakai diri-Nya namun Ia terluput dari mereka. Sangatlah mudah bagi-Nya untuk menolong diri-Nya sendiri.
  • Dia tidak dapat menolong diri-Nya sendiri dikarenakan di atas salib Dia tidak hanya diolok-olok dan dibunuh oleh manusia, lebih-lebih dia menerima penolakan dan penghakiman Allah; Dia demikian ditolak dan dihakimi Allah karena dia menanggung dosa manusia. Jika Dia menolong diri-Nya sendiri, dosa-dosa kita tidak bisa terbereskan.
5. Sikap kita yang seharusnya terhadap Yesus:
  • Kita harus berterima kasih kepada-Nya, yang tidak dapat menolong diri-Nya sendiri karena kita. Kita harus berterima kasih kepada-Nya karena Dia menggantikan kita menanggung dosa-dosa kita, menerima penghakiman keadilan Allah.
  • Setiap orang yang demikian berterima kasih kepada-Nya adalah orang yang percaya kepada-Nya, juga adalah orang yang diselamatkan-Nya. 

Pembacaan Alkitab : Markus 15:22-39

Tidak ada komentar:

Posting Komentar